logo

31/10/18

Kisah Ayah dan Anak, Pergi Nonton Timnas U19 Jadi Korban Lion Air

Kisah Ayah dan Anak, Pergi Nonton Timnas U19 Jadi Korban Lion Air

NUSANEWS - Wahyu Alldila (32) dan putranya, Xherdan Fachridzi (4), ikut menjadi korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 tujuan Jakarta-Pangkalpinang yang jatuh di Laut Jawa Karawang, Senin, 29 Oktober 2018.

Bapak dan anak ini memang sengaja datang ke Jakarta hanya khusus untuk menyaksikan laga Timnas U-19 saat menghadapi Jepang, yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Minggu malam, 28 Oktober 2018.

Wahyu Alldila yang merupakan karyawan PT Pelindo II Cabang Pangkalbalam, Pangkalpinang, tercatat dalam daftar manifes nomor urut ke-5, sementara Xherdan anaknya nomor ke-46.

Wahyu Alldila (32) dan putranya, Xherdan Fachridzi (4) saat menonton Timnas U19

Dijelaskan Yulius Agung, paman Wahyu menyampaikan, kalau keponakannya itu bersama anaknya memang sengaja terbang ke Jakarta untuk menyaksikan laga Timnas U-19.

"Menonton Timnas U-19, kekita malam sebelum dia berangkat masih sempat bermain-main sama anak-anaknya," katanya. 

Keluarga sejak awal telah mengetahui kalau Wahyu bersama Xherdan adalah penumpang yang berada di dalam pesawat nahas itu. Keluarga tambah yakin setelah melihat temuan tim SAR berupa sepatu Wahyu yang diberitakan televisi nasional pada awal-awal Lion Air JT 610 dinyatakan jatuh di laut.

"Kita sudah pastikan melalui media televisi, itu adalah sepatunya. Sepatunya yang sedang disorot di atas kapal kemudian kita cocokkan dengan sepatu yang dia pakai pada hari itu ternyata cocok," kata Yulius Agung.

Yulius Agung mewakili pihak keluarga mengantarkan data antemortem korban. Keluarga menyerahkan KTP, Kartu Keluarga, foto dan sedang dikumpulkan seperti sikat gigi, ijazah yang ada sidik jari dan sampel darah anak untuk tes DNA. Saat ini, istri Wahyu yang sedang mengandung lima bulan anak ketiga mereka sudah berada di Jakarta.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...