logo

11/10/18

Kapitra Ampera Sebut Omongan Amien Rais Sampah: Lebih Bau dari Septic Tank

Kapitra Ampera Sebut Omongan Amien Rais Sampah: Lebih Bau dari Septic Tank

NUSANEWS - Eks Alumni 212, Kapitra Ampera tak ketinggalan mengomntari pernyataan Amien Rais soal Kapolri Jendral Tito Karnavian.

Amien mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar mencopot Tito dari jabatannya.

Alasannya, karena Kapolri diduga menerima uang dari pengusaha Basuki Hariman yang kini sedang bermasalah di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Terkait pernyataan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) itu, Kapitra menyebutnya sebagai omongan sampah.

Menurut Kapitra, Amien merupakan sosok produsen hoax karena tidak memiliki bukti atas tuduhannya itu.

Demikian disampaikan Kapitra di Rumah Pemenangan Jokowi-Ma’ruf, Jalan Cemara, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018).

“Kami sudah konfirmasi ke semua pihak, tidak ada itu. Itu hoax,” katanya.

Tak hanya itu, politisi PDI Perjuangan itu juga menyebut pernyataan Amien itu sangat bau.

“Itu fitnah dan pernyataan itu sampah yang lebih bau dari septic tank,” lanjut Kapitra.

Menurut Kapitra, motif Amien mengumbar tuduhan itu tidak terlepas dari pemanggilannya sebagai saksi kasus pernyataan bohong Ratna Sarumpaet.

Tokoh dalam gerakan 212 ini menganggap mantan Ketua MPR RI itu tengah dalam kondisi didera kepanikan.

“Dulu dia dipanggil KPK, bubarkan KPK. Dipanggil polisi, copot Tito. Ini kan tidak ada korelasinya,” jelasnya.

Ia menjelaskan, Tito sama sekali tak memiliki kekuatan dalam setiap pemanggilan seseorang terkait kasus hukum.

“Tito itu tidak punya kekuasaan apa pun memanggil orang, tetapi sebagai kepala kepolisian dia punya fungsi kepolisian,” terang dia.

Untuk mengusut kasus Ratna, menurut Kapitra, adalah sah polisi memeriksa Amien.

Pasalnya, Amien juga turut hadir saat Ratna menyampaikan kebohongan itu dan ikut dalam konferensi pers yang digelar Prabowo Subianto.

Saat pemanggilan pun, kata Kapitra, Amien juga mengaku diperlakukan dengan baik oleh kepolisian.

Namun, Kapitra heran dengan Amien atas pernyataan itu yang menuduh seolah-olah Tito menerima aliran dana dari pengusaha daging Basuki Hariman.

“Dia tidak punya bukti. Dicek ke KPK, KPK menyesali itu,” katanya.

“Itu kan sampah yang dia sebarkan menjadi virus-virus fitnah. Padahal dia diperlakukan sangat baik,” pungkas Kapitra.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...