logo

30/10/18

Jaksa Kasus Ahok Korban Lion Air Santuni Janda dan Anak Yatim Setiap Jumat

Jaksa Kasus Ahok Korban Lion Air Santuni Janda dan Anak Yatim Setiap Jumat

NUSANEWS - Andri Wiranova, jaksa yang sempat menangani kasus penistaan agama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjadi salah satu korban tragedi Lion Air JT-610 di Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10) kemarin.

Bersama istrinya, Wita Seriani, jaksa kasus Ahok itu hendak bertolak dari Jakarta menuju tempat dinasnya di Bangka Belitung.

Ya, saat ini Andri tengah bertugas sebagai Koordinator Jaksa di Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung. Namun setiap minggu, dia selalu kembali ke rumah untuk menemui istri dan dua orang anaknya, yang salah satunya bernama Faheema.

“Dinas di Bangka Belitung tapi ke Jakarta seminggu sekali,” ujar Wahyudin (45), security di kompleks perumahan tempat tinggal Andri, Nuansa Dukuh Kav 7, Jalan MAN 6, Dukuh, Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa (30/10).

Biasanya, Andri kembali ke tempat dinasnya seorang diri. Namun entah kenapa kata Wahyudin, kali ini dia mengajak istrinya dan ternyata hal nahas terjadi pada mereka berdua.

Tinggal selama 5 tahun di kompleks Nuansa Dukuh, pasangan suami istri itu dikenal sebagai orang yang ramah. “Keseharian dengan tetangga di kompleks baik, bahkan sosialnya tinggi,” ungkap Wahyudin.

Bahkan setiap Jumat, jaksa kasus Ahok ini menyantuni anak-anak yatim dan janda di sekitar perumahannya. “Setiap Jumat selalu ngasih makan anak-anak yatim. Jumat kemarin malah selametan besar,” katanya.

Hal tersebut dibenarkan Enih, seorang janda berumur 73 tahun yang tinggal sekitar 50 meter dari kediaman Andri.

“Setiap Jumat anak-anak dikasih makan nasi padang. Kadang-kadang kalau selametan pulangnya dikasih Rp 100 ribu sama Ibu Niar (panggilan Wita Seriani),” kata dia.

Sebelumnya, pesawat Lion Air JT-610 dengan rute Jakarta – Pangkalpinang jatuh di perairan Tanjung Karawang. Pesawat type B737-8 Max lebih dulu hilang kontak pada Senin (29/10) sekitar pukul 06.33 WIB setelah take off dari Bandara Internasional Soekarno Hatta pada pukul 06.10 WIB.

Dilaporkan, pesawat terakhir tertangkap radar pada koordinat 05 46.15 S – 107 07.16 E. Akhirnya pesawat dipastikan jatuh di sekitar Tanjung Karawang, Jawa Barat.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...