logo

30/10/18

Jadi Tersangka, Taufik Kurniawan Bisa Diganti, tapi Tergantung PAN

Jadi Tersangka, Taufik Kurniawan Bisa Diganti, tapi Tergantung PAN

NUSANEWS - Usai ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka, posisi Taufik Kurniawan sebagai Wakil Ketua DPR RI bisa saja tak lagi disandangnya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu ditetapkan sebagai tersangka usai diduga menerima suap anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Kebumen yang menggunakan dana APBN Tahun 2016.

Terkait wacana itu, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyebut pergantian Taufik sebagai Wakil Ketua DPR RI merupakan wewenang fraksi PAN.

Politisi yang akrab disapa Bamsoet itu menyebut, pimpinan DPR RI hanya berwenang menerima usulan pergantian jabatan.

Sedangkan kewenangan penuh untuk penggantian sepenuhnya ada di tangan partai besutan Zulkifli Hasan tersebut.

“Kita hanya menerima apakah nanti PAN menggantikan dalam waktu cepat atau tidak, ya kami serahkan sepenuhnya kepada PAN,” kata Bamsoet kepada awak media, Selasa (30/10).

Usai ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka, posisi Taufik Kurniawan sebagai Wakil Ketua DPR RI bisa saja tak lagi disandangnya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu ditetapkan sebagai tersangka usai diduga menerima suap anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Kebumen yang menggunakan dana APBN Tahun 2016.

Terkait wacana itu, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyebut pergantian Taufik sebagai Wakil Ketua DPR RI merupakan wewenang fraksi PAN.

Politisi yang akrab disapa Bamsoet itu menyebut, pimpinan DPR RI hanya berwenang menerima usulan pergantian jabatan.

Sedangkan kewenangan penuh untuk penggantian sepenuhnya ada di tangan partai besutan Zulkifli Hasan tersebut.

“Kita hanya menerima apakah nanti PAN menggantikan dalam waktu cepat atau tidak, ya kami serahkan sepenuhnya kepada PAN,” kata Bamsoet kepada awak media, Selasa (30/10).

Basaria mengatakan, Taufik mendapat fee sebesar 5 persen dari total anggaran yang dialokasikan untuk Kabupaten Kebumen.

“TK diduga dianggap mewakili Dapil Jawa Tengah VII dan saat itu Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai sekitar Rp 100 miliar,” imbuhnya.



SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...