logo

23/10/18

GNPF Sumut Dukung Pembubaran Banser, Bakal Gelar Aksi Turun ke Jalan

GNPF Sumut Dukung Pembubaran Banser, Bakal Gelar Aksi Turun ke Jalan

NUSANEWS - Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Sumatera Utara (Sumut) bereaksi keras terhadap aksi yang dilakukan diduga oleh anggota Barisan Ansor Serba Guna (Banser), salah satu organisasi sayap Nahdlatul Ulama (NU).

Ini terkait viralnya video diduga sekelompok anggota NU dengan bangganya membakar bendera warna hitam berlafadz tauhid dan bertepatan di Hari Santri di Garut pada Minggu (21/10/2018) kemarin.

GNPF Sumut mengajak seluruh umat muslim untuk membubarkan Banser. Mereka menyatakan pembakaran bendera yang berlafadz tauhid ini adalah penistaan kepada Allah SWT.

“Kita memandang ini puncak dari semua tindakan GP Ansor terutama Bansernya. Bahwa mereka yang menghalangi dakwah dan juga pernah membubarkan pengajian. Bahwa mereka juga dengan sengaja memperlihatkan kebencian mereka pada simbol-simbol suci Islam. Dan kita ingin Banser dibubarkan. Sehingga peristiwa-peristiwa ini tak akan terus berulang,” kata Ketua Umum GNPF Ulama Sumut, Ustadz Heriansyah usai rapat aksi yang digelar di Masjid Raudhatul Islam Jalan Adam Malik Gang Peringatan, Medan Selasa (23/10/2018).

Menurutnya, Banser seperti preman namun memakai bendera agama. Ada gerakan komunis di balik Banser dan terdapat alasan kebencian kepada agama dan kepada para ulama.

“Kepada kepolisian tangkap dan tindak tegas pelaku. Untuk itu, pada Jumat (26/10/2018) mendatang sekitar 5.000 umat akan turun ke jalan guna menolak Banser dan segera bubarkan. Kita akan menuju kantor Polda Sumut,” terangnya seraya berkata bahwa kasus pembakaran bendera berlafadzkan tauhid harus dipermasalahkan.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...