logo

24/10/18

Gadis Kecil yang Dibakar Ibunya Meninggal, Jenazahnya Dibawa ke Bitung

Gadis Kecil yang Dibakar Ibunya Meninggal, Jenazahnya Dibawa ke Bitung

NUSANEWS - Jessica Mananohas (10) bocah perempuan yang dibakar ibu kandungnya OS alias Olga, Desa Pintareng Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara, Kabupaten Sangihe, menghembuskan nafas terakhir pada Selasa (23/10) siang di RSUP Prof Kandouw Malalayang Manado.

Almarhuma Jessica sempat dibesuk Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan jajarannya Senin lalu.

Direktur Utama RSUP Kandouw Manado Dr Jimmy Panelewen mengatakan, pihaknya sudah memberikan perawatan terbaik kepada Jessica.

“Kami dari rumah sakit sudah melakukan tindakan secara maksimal. Namun siang tadi sekira pukul 14.30 Wita, almarhuma menghembuskan nafas terakhirnya,” ucap Panelewen, seperti dilansir Manado Post (Grup Jawapos/Pojoksatu.id), Selasa (23/10/2018).

Panelewen menambahkan, luka bakar Jessica mencapai 85 persen. “Mungkin ini jalan terbaik bagi Jessica. Karena luka bakar yang dialaminya mencapai 85 persen,” katanya.

Ketua LPA Sulawesi Utara Jull Takaliuang mengatakan, jenazah Jessica akan dibawa ke Bitung, tempat ayahnya. Hari ini jenazah Jessica dibawa pulang ke Sangihe untuk dimakamkan.

“Jesicca menghebuskan nafas terakhir sekitar pukul 14.00 Wita. Mohon doa dari semua agar Jessica bisa diterima di surga,” ujarnya.

Diketahui Jessica yang duduk di kelas 4 Sekolah Dasar ini, dibakar dengan minyak tanah oleh ibu kandungnya, Olga Semet pada akhir bulan September lalu.

Setelah sebulan lebih bertahan di rumah sakit, Jessica akhirnya meninggal dunia.

Sementara itu, proses hukum untuk ibunya akan tetap berlanjut dan inilah langka yang diambil Lembaga Perlindungan Anak.



SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...