logo

23/10/18

DIY Provinsi Termiskin di Pulau Jawa, Buruh: Ini karena Upah yang Murah

DIY Provinsi Termiskin di Pulau Jawa, Buruh: Ini karena Upah yang Murah

NUSANEWS - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) DIY dan Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI) Jogja menggelar aksi di halaman kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY, kemarin Senin, 22 Oktober 2018.

Koordinator aksi Irsad Ade Irawan mengatakan mereka menolak PP 78/2015 sebagai dasar penetapan UMK DIY 2019.

“Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) DIY per maret 2018, DIY merupakan provinsi termiskin di Pulau Jawa,” Irsad menegaskan.

Menurutnya, kondisi tersebut disebabkan oleh UMP DIY yang merupakan upah termurah seluruh Indonesia. “Upah murah menyebabkan daya beli masyarakat jadi menurun.

Untuk itu mereka melakukan aksi untuk memperjuangkan upah buruh yang layak bagi kemanusiaan melalui penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) DIY 2019. Berikut tuntutan lengkapnya:

1. Tolak PP 78/2015 sebagai dasar penetapan UMP DIY 2019.

2. Menetapkan UMK DIY sesuai dengan survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang telah dilakukan oleh FPPI Jogja.

3. Menerapkan segera Upah Minimum Sektoral di DIY

4. Mengawasi penerapan struktur dan skala pengupahan di DIY.

5. Laksanakan reforma agraria secara konsekuen di DIY, mendistribusikan sebagian tanah kasultanan dan tanah kadipaten untuk dijadikan perumahan buruh.

6. Memberikan bantuan permodalan bagi Koperasi Buruh dan UMKM yang dikelola oleh keluarga buruh.

7. Membuat Perda Perlindungan Ketenagakerjaan di DIY.



SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...