logo

28/10/18

Dibangun Kontraktor China, Atap Stasiun LRT Palembang Rontok Dihantam Badai

Dibangun Kontraktor China, Atap Stasiun LRT Palembang Rontok Dihantam Badai

NUSANEWS - Penutup atap stasiun light rail transit (LRT) Palembang, Sumatera Selatan, ambrol setelah diterjang hujan deras dengan angin kencang. Atap yang ambrol berada di Stasiun Ogan Permata Indah Mall.

Dari pantauan, atap stasiun yang ambrol terlihat berserakan di dalam Stasiun OPI Mall, yang berwarna oranye. Tidak hanya atap stasiun, atap eskalator juga terlihat rusak.

Beberapa kaca pembatas yang berada tepat di dinding eskalator lepas dan kini sudah dibersihkan petugas. Kabel listrik di atas eskalator pun semrawut.

“Maaf Pak, tidak boleh masuk, bahaya di dalam. Kalau mau masuk, izin dulu sama Humas KAI,” kata salah satu security di Stasiun OPI Mall, Sabtu (27/10).

Hujan deras dan angin kencang melanda Palembang sejak pukul 15.30 WIB. Selain stasiun, terlihat beberapa pohon di kawasan Jakabaring ikut tumbang diterjang angin.

Dibangun kontraktor China

Foto: Istimewa

LRT Palembang secara resmi beroperasi pada 1 Agustus 2018 dengan kontraktor China Harbour Engineering Company (CHEC).

Biaya pembangunan LRT Palembang sepanjang 24,5 km ini mencapai Rp 10,9 triliun dan seluruhnya menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan pembayaran multiyears selama empat tahun sampai 2020.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...