logo

28/10/18

Berkaus Kalimat Tauhid, Pria Ini Curi Perhatian di CFD Bundaran HI

Berkaus Kalimat Tauhid, Pria Ini Curi Perhatian di CFD Bundaran HI

NUSANEWS - Rahmat (30) menjadi perhatian masyarakat yang tengah berada di car free day (CFD) Bundaran HI, Jakarta. Dia mengenakan kaus hitam berkalimat tauhid.

Ditemui detikcom di sekitar Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (28/10/2018), penampilan Rahmat yang mencuri perhatian lainnya yakni dia menggunakan ikat kepala merah-putih. Dia juga menggunakan sarung dan duduk di sebuah kursi.

Foto: Arief Ikhsanudin/ detikcom


Dia tidak berkata apapun, namun menyampaikan pesan melalui tulisan yang dia letakan dibawah kursi. Rahmat duduk membelakangi pengunjung CFD.

Rahmat berkaus hitam dan bertulis kalimat Tauhid. Foto: Arief Ikhsanudin/ detikcom

"Saya bangga menggunakan pakaian ini. Saya cinta NKRI. Maafkan jika kami yang bangga dan mengenakan belum sempurna mengamalkan," tulisnya.

"Tapi izinkan kami memuliakan apa yang kami cintai dan banggakan. Seperti setiap orang memuliakan apa yang dicintai dan dibanggakannya," sambungnya.

Banyak masyarakat yang mendekat untuk ingin tahu lagi apa yang tengah dilakukan Rahmat ini.Rahmat pun meminta kepada orang yang setuju untuk mengusap pundaknya.

Foto: Arief Ikhsanudin/ detikcom

"Jika anda setuju, usaplah pundak saya," pinta Rahmat dalam tulisannya.

Rahmat sudah duduk sejak pukul 07.00 WIB. Dari banyaknya orang lewat, hanya beberapa yang mengusap pundaknya. Kepada yang mengusapnya, dia memberikan pita merah putih.

Beberapa lain hanya membaca dan pergi. Namun, hal itu tidak menyurutkan niatnya untuk tetap duduk.

"Ya kebanyakan yang foto," kata Rahmat di lokasi, Minggu (28/10/2018).

Foto: Arief Ikhsanudin/ detikcom

Rahmat tidak mau ada anggapan bahwa orang yang mencintai tulisan tauhid, termasuk bendera tauhid, diidentikkan dengan makar. Dia mengatakan bahwa dirinya hanya menjalankan keyakinannya.

"Saatnya kita tidak bedakan kecintaan kita kepada agama dan negara. Secara ini simbol agama kita. Setiap kita pasti punya sesuatu yang dibanggakan. Dan kita yang beragama meletakan yang dibanggakan itu padatempat yang mulia," katanya.

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...