Headline

logo
Prabowo – Sandi Tegang, Tak Siap Hadapi Jokowi

Prabowo – Sandi Tegang, Tak Siap Hadapi Jokowi


NUSANEWS -Pakar psikologi politik Hamdi Muluk melihat kubu Prabowo Subianto – Sandiaga Uno kedodoran dalam menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Menurutnya, ketidaksolidan sangat terlihat di kubu duet calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang diusung koalisi Gerindra, PAN, PKS dan Partai Demokrat (PD) itu.

Hamdi mengatakan, ketidaksolidan kubu Prabowo – Sandi tampak jelas dengan dukungan PD yang setengah hati. Sebab, partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu memutuskan ikut mengusung Prabowo – Sandi hanya demi menghindari sanksi pada Pilpres 2024.

“Kalau Demokrat, orang sudah tahu dia cuma formalitas saja (mendukung Prabowo-Sandi). Demokrat kan mengusung karena tak mau tertinggal di Pilpres 2024 nanti,” ujar Hamdi sebagaimana diberitakan JawaPos.Com, Sabtu (8/9).

Guru besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) itu juga melihat ketegangan saat Prabowo dan Sandi menggelar jumpa pers usai pertemuan partai koalisi pengusungnya di Jakarta, Jumat (7/9) sore.

Menurutnya, wajah Presiden PKS M Sohibul Iman yang ikut hadir dalam jumpa pers itu juga menyiratkan wajah tegang.

Hamdi menyebut hal itu menguatkan dugaan tentang ketidaksolidan di kubu Prabowo – Sandi. Bahkan, hingga saat ini koalisi partai pengusung duet politikus Gerindra itu tak kunjung selesai menyusun tim kampanye nasional (TKN) atau tim sukses (timses).

“Tanda-tanda tak solid itu sudah dari awal. Dari pemilihan Sandi juga sudah menunjukkan kubu Prabowo memang susah solidnya. Bahkan penunjukan ketua timses juga tertunda,” kata Hamdi.

Sebelumnya awak media memang dijanjikan bakal ada konferensi pers tentang pengumuman struktur TKN Prabowo – Sandi. Namun, ternyata jumpa pers Prabowo – Sandi tak menyinggung soal itu.

Menurut Hamdi, publik tentu menanti struktur TKN Prabowo – Sandi beserta nama-namanya. Oleh karena itu Hamdi menduga kubu Prabowo – Sandi memang belum sepenuhnya solid sehingga tak kunjung mengumumkan nama-nama tim suksesnya.

Hamdi bahkan menilai konferensi pers Prabowo, Sandi dan Sohibul menunjukkan ketidaksiapan. Menurutnya, kritik yang dilontarkan Prabowo – Sandi dalam konferensi pers itu untuk menutupi ketidaksolidan dan ketidaksiapan.

“Akhirnya karena sudah diagendakan konpers, ya akhirnya mengeluarkan lagu lama lewat kritik-kritik. Kritiknya juga itu-itu saja. Karena memang tak siap,” imbuhnya.

SUMBER © NUSANEWS.ID
loading...
KOMENTAR PEMBACA