logo

13/09/18

PDIP: Mutasi Politik Hal Biasa Dalam Pilpres

PDIP: Mutasi Politik Hal Biasa Dalam Pilpres

NUSANEWS - Fenomena banyaknya kader dari partai kubu pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yang beralih dukungan ke Joko Widodo-Ma'ruf Amin dianggap sebagai hal biasa menjelang perhelatan pilpres.

"Mutasi politik itu biasa menjelang pilpres saat ini. Kita mengakui itu," ujar Ketua DPP PDIP Maruarar Sirait di komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (13/9).

Dia mencontohkan Pilpres tahun 2014, di mana banyak tokoh yang dahulu mendukung Prabowo kini beralih ke Jokowi. Sehingga mutasi politik tersebut menjadi suatu keniscayaan.

"Sebut saja Hary Tanoe, mana ada TV-nya nggak di sini? Dulu dukung Prabowo sekarang dukung Jokowi, biasa itu," imbuhnya.

Tak hanya Hary Tanoe, nama-nama seperti Ketu Umum PPP Muhammmad Romahmuziy, politisi Partai Golkar Ali Mochtar Ngabalin, dan Bambang Seosatyo juga dulunya mendukung Prabowo di Pilpres 2014.

"Ali Mochtar Ngabalin, Bambang Soesatyo, Romi, dulu pengkritik keras Pak Jokowi dan mungkin sekarang sudah sadar," pungkasnya. [fiq]

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...