logo

08/09/18

KPK Klarifikasi Tak Terkait KPK-Online

KPK Klarifikasi Tak Terkait KPK-Online

NUSANEWS - KPK memberi klarifikasi soal situs KPK-Online. KPK menegaskan situs KPK-Online bukan bagian dari KPK.

"Karena beredarnya foto karangan bunga yang seolah-oleh dikirimkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, kami tegaskan KPK tidak pernah mengirimkan karangan bunga tersebut dan KPK tidak terafiliasi dengan nama organisasi yang disebutkan di sana," kata jubir KPK Febri Diansyah dalam keterangannya, Sabtu (8/9).

Febri juga menjelaskan, beberapa waktu sebelumnya juga muncul tulisan di website kpk-online, mengenai status tersangka Nicke Widyawati eks Direksi PLN yang kini menjadi Dirut Pertamina. Di situs itu, seolah-olah keterangan datang dari KPK. Febri mengirimkan link dari KPK-Online yang menuliskan Nicke tersangka.

"Kami tegaskan, juru bicara KPK tidak pernah diwawancarai oleh pihak-pihak yang mengaku dari pengelola website tersebut. Dan terkait perkara, sampai saat ini dalam kasus suap terkait PLTU Riau-1 KPK memproses 3 orang sebagai tersangka, yaitu EMS, Anggota DPR RI; JBK, swasta; dan IM mantan Plt. Ketum Golkar dan mantan Menteri Sosial," urai Febri.

"Sehingga, penulisan di website di bawah ini tidak benar. Jika ada pihak yang dirugikan, silakan mengambil langkah etik atau langkah hukum," tegas Febri.

KPK juga mengingatkan pada semua pihak agar bertindak profesional, tidak mengatasnamakan nama institusi negara, apalagi jika ada kepentingan yang melawan hukum.

"KPK telah beberapa kali bekerja sama dengan kepolisian untuk melakukan tindakan hukum saat ada pihak-pihak yang mengaku KPK dan melakukan penipuan atau pemerasan. Kami imbau pada seluruh pejabat atau penyelenggara negara agar segera melaporkan pada KPK atau kantor kepolisian setempat jika ada pihak-pihak yang mengaku dari KPK, menyampaikan janji dapat mengurus perkara atau meminta imbalan, fasilitas dan bahkan sejumlah uang," tegas Febri.

Apabila ingin melakukan pengaduan ke KPK, bisa dilakukan dengan mention ke twitter @KPK_RI atau melalui sarana pengaduan masyarakat ke Komisi Pemberantasan Korupsi, Jln. Kuningan Persada Kav. 4 Jakarta Selatan 12950, Telp: (021) 2557 8300, Faks: (021) 5289 2456, SMS: 0855 8 575 575, 0811 959 575.

"E-mail:  pengaduan@kpk.go.id., KWS: http://kws.kpk.go.id, https://www.kpk.go.id/id/layanan-publik/pengaduan-masyarakat/mengenal-pengaduan-masyarakat dan media yang dikelola resmi KPK adalah website: www.kpk.go.id, TV dan Radio KanalKpK: http://kanal.kpk.go.id, Facebook: KomisiPemberantasanKorupsi, Instagram: @official.kpk,  dan twitter: @KPK_RI," tutup Febri.

kumparan sendiri mengecek ke situs kpk-online dan di sana di bagian hubungi hanya tertera Alamat Kantor Pusat Jl. Cikini Raya No.35, Jakarta Pusat 10330 dengan Pimpinan Redaksi : R. Bambang, SS. Sayangnya tak ada nomor kontak di situs ini.

Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari situs kpk-online.

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...