logo

16/09/18

Heboh Sel Mewah Novanto, Menkum Yasonna Bilang Sudah Mengecek

Heboh Sel Mewah Novanto, Menkum Yasonna Bilang Sudah Mengecek

NUSANEWS - Ombudsman RI menemukan adanya ketimpangan soal luas sel di Lapas Sukamiskin, Bandung. Penemuan sel yang dihuni mantan Ketua DPR Setya Novanto yang lebih besar dan mewah pun menjadi sorotan karena berbeda dengan terpidana lain.

Merespon temuan tersebut, Menkumham Yasonna Laoly berdalih sudah mengutus Irjen Kemenkumham Aidir Amin Daud untuk memeriksa kabar hasil sidak Ombudsman RI soal sel mewah Novanto di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

"Irjen sedang cek Irjen fasilitasnya seperti apa di sana," kata Yasonna kepada wartawan, Sabtu, 15 September 2018.

Politikus PDIP itu menambahkan, terkait kabar dari Ombudsman RI bahwa jajaran Lapas Sukamiskin telah diinstruksikan untuk aktif mengecek penerapan fasilistas sel bagi warga binaan kasus korupsi di sana.

Sebab, menurut Yasonna, usai operasi tangkap tangan Wahid Husein oleh KPK terkait kasus dugaan jual-beli fasilitas sel beberapa waktu lalu, dirinya meminta Kepala Lapas Sukamiskin yang baru Tejo Herwanto agar mengecek fasilitas bagi warga binaan di Lapasnya.

Yasonna juga mengklaim sebelumnya telah minta Tejo  segera membuat langkah-langkah menertibkan fasilitas sel yang diperuntukan bagi warga binaan kasus korupsi.

"Yang pasti pasca-peristiwa yang lalu, fasilitas sel sudah dikoreksi oleh Kalapas Sukamiskin yang baru. Soal besarnya ruangan sel. Kami cek apakah ada perubahan. Irjen Kemenkumham sudah dikirim ke Lapas Sukamiskin," tuturnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang ikut menyoroti luas sel tahanan yang diberikan kepada warga binaan. Namun ia menegaskan fungsi penjara sebagai tempat binaan para narapidana.

Saut menekankan fasilitas di lapas harus adil untuk semua terpidana. Adil diberikan kepada seluruh warga binaan yang tengah menjalani masa pidana.

"Tapi itu harus ditekankan harus berlaku untuk semua Tahanan siapapun apapun kasusnya. Kembali ke situasi rumah binaan Sukamiskin sebagaimana yang disebutkan Ombudsman," jelas Saut kepada VIVA, Sabtu, 15 September 2018.

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...