logo

13/08/18

Siang Ini Massa Berdemo di Kantor MUI, Minta Maruf Amin Mundur

Siang Ini Massa Berdemo di Kantor MUI, Minta Maruf Amin Mundur

NUSANEWS - Capres Jokowi telah memilih Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Maruf Amin sebagai wakilnya, namun hingga kini Maruf enggan melepaskan jabatannya di lembaga keagamaan tersebut.

Banyak pihak yang mendesak agar pria berusia 75 tahun ini meletakkan jabatannya baik di MUI maupun PBNU agar kedua lembaga yang seharusnya bersikap netral ini tidak dinilai turut serta ‘berpolitik’ dalam kontestasi pilpres 2019 mendatang.‎

Terbaru, desakan mundur terhadap Maruf datang dari  Koalisi Santri Pemuda (KSP) Indonesia. Siang ini KSP berencana mendatangi kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang berada di kawasan Menteng, Jakarta Pusat untuk menggelar demonstrasi menuntut calon wakil presiden, Maruf Amin untuk mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum MUI. ‎

Ketua KSP Indonesia Ananda Imam mengatakan pihaknya akan mengarahkan sekitar 30 massa untuk menggeruduk kantor MUI demi menyuarakan aspirasi mereka, aksi ini akan dimulai pukul 13.00 WIB.‎

“Kita mengerahkan 30 orang aja dulu, Nanti juga ada doa bersama di situ agar MUI tak dijabat politisi,” kata Ananda, Senin (13/8/2018) pagi.‎

Dia menuturkan bahwa, ada dua tuntutan utama yang akan disampaikan. Tuntutan pertama, meminta Maruf Amin untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Umum MUI.

Ia menyayangkan sikap calon pendamping Joko Widodo tahun depan itu yang tak kunjung mengambil keputusan untuk mengundurkan diri dari jabatannya meski sudah mendaftar sebagai cawapres pendamping Jokowi.‎

“Ini jelas mencederai lembaga MUI sebagai lembaga yang menjunjung tinggi netralitas dan kebijaksanaan,” tegas dia.

Tuntutan kedua, Ananda meminta agar MUI harus dilepaskan dari segala kepentingan politik praktis.‎

Ia mengatakan seharusnya MUI menjadi organisasi yang netral dan tak berpolitik untuk memihak pada salah satu pasangan capres cawapres tertentu.‎ (Beby)‎

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...