logo

12/08/18

Daripada Saling Ejek, Pendukung Capres Lebih Baik Susun Visi-Misi Terbaik

Daripada Saling Ejek, Pendukung Capres Lebih Baik Susun Visi-Misi Terbaik

NUSANEWS - Sangat disayangkan ruang publik disesaki pernyataan-pernyataan yang berpotensi mengganggu kenyamanan publik paska pendaftaran capres-cawapres 2019.

Semua pihak diingatkan bahwa masyarakat berharap masing-masing kubu kandidat mau menahan diri.‎ Sebab kondusivitas situasi sangat bergantung pada perilaku masing-masing kubu capres-cawapres.

"Daripada saling sindir atau saling ejek, akan lebih baik jika masing-masing kubu kandidat Capres-Cawapres melakukan konsolidasi mempersiapkan kampanye pemilihan presiden," kata Ketua DPR R Bambang Soesatyo, Minggu (12/8).‎

Dia katakan kini waktunya bagi masing-masing koalisi partai pendukung capres-cawapres untuk melakukan konsolidasi. Perang pernyataan, saling ejek dan saling sindir yang mewarnai proses pembentukan koalisi partai dan penyaringan calon wakil Presiden patut diakhiri. Selain tidak produktif, perang pernyataan itu hanya menimbulkan kebisingan di ruang publik.
 ‎
Berdasarkan pengalamannya di dunia politik, seharusnya kini masing-masing kubu melakukan hal yang lebih penting bagi pemenangan. ‎Misalnya memetakan basis suara, membaca kekuatan lawan, lalu membentuk tim pemenangan.

"Atau menyusun program-program yang akan ditawarkan kepada warga di daerah pemilihan hingga menghitung logistik yang dibutuhkan," politikus Golkar itu.

Sebetulnya, justru kegiatan seperti itu takkan terhindarkan bila ingin memenangkan ajang pilpres. Dan efek positifnya, tensi politik di dalam negeri semestinya bisa dibuat lebih tenang.

Pria yang bersama partainya mendukung Jokowi-Maruf Amin itu menekankan agar semua kekuatan politik mau menahan diri. Dan membantu pemerintah dan masyarakat mewujudkan suasana kondusif. Bukannya malah saling ejek yang membuat bising dan masyarakat tak suka.

"Perang pernyataan, saling ejek dan sindir patut diakhiri. Dua pasangan kandidat capres-cawapres sudah final, sehingga tak perlu lagi diperdebatkan," demikian Bambang.

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...